Setelah sekian lama tak berjumpa dengan teman-teman SMA akhirnya bertemu diacara Reuni Akbar yang diadakan hari Minggu 24 Januari 2010 bertempat di SMAN 42 tercinta dan dihadiri oleh seluruh angakatan alumni dari tahun 1977-2009. Hari itu sekolah seperti pasar tradisional yang sangat tidak karuan tapi bedanya ada hiburan musik.
Ternyata kekompakan tak bisa dilihat dari umur, kemarin malah beliau yang lulus tahun 80an dan 90an lebih kompak daripada kita yang baru lulus tahun-tahun kemarin. Mereka sangat kompak dari mulai kostum, aksesoris, suara, gaya hingga hal-hal kecil lainnya. Mungkin memang mereka yang layal merasakan nostalgia itu karena ini merupakan Reuni Akbar yang diadakan oleh para alumni dan Hari itu pun baru diresmikan Paguyuban SMAN 42 Jakarta. Mereka yang sangat sibuk bercerita dengan teman seperjuangan mereka, mereka yang sangat bersemangat ketika menghibur para undangan diatas panggung, mereka yang sangat narsis ketika melijat seorang fotografer menenteng kameranya, dan mereka yang meneteskan air mata ketika berjabat tangan dengan guru-guru. Hari itu mungkin hampir semu antara kebahagiaan dan kesedihan, tapi mereka sangat menikmatinya hingga matahari mulai terbenam.
Sayangnya saat itu gak bawa kamera jadi gal bisa foto-foto semua yang ada disana, dari mulai beliau-beliau alumni tahun 70an, 80an dan 90 hingga acara-acara hiburan. Tapi ada sedikit foto-foto dari sobat yang sat itu bawa kamera, tapi itupun hanya foto satu angkatan.
Angkatan 2007 SMAN 42 Jakarta
Oh iya ada foto tambahan dengan sedkit cerita tentang kebersamaan du sahabat ini:
Nama cewek berjilbab dan berkacamata ini adalah Yesi Fauziyah. Dia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara dan satu-satunya anak perempuan. Cewek yang kecil imut ini awalnya tinggal di cililitan tapi pindah ke cimanggis. Dia memutuskan pake jilbab saat duduk di kelas dua SMA dan saat itu juga dia memtuskan untuk tidak pacaran sebelum lulus SMA. Dia merupakan cewek tomboy yang super kuat, salah satu buktinya adalah bisa mematahkan besi, ini berkat keseriusannya mengikuti bela diri merpati putih saat SMA.
Ini adalah sobat saat duduk dibangku SMAN 42 Jakarta. Tiga tahun lamanya kita duduk berdampingan, mungkin memang Tuhan memberikan salah satu orang terbaik untukku. Kita hampir memiliki banyak persamaan dari mulai sifat sampai cita-cita. Rencana kita ingin kuliah satu kampus terhalang karena sebuah faktor. Tapi tiga tahun satu bangku sama sobat yang ini membuat aku banyak berpikir bahwa sahabat adalah membicarakan kualitas bukan kuantitas.
-na yg kangen duduk di bangku SMA bersama yesi-
@ home 27 Januari 2010, 14:21




8 comments:
Sobat berikanlah sepenggal katamu pada postingan sampah ini ^__^