Monday, January 16, 2012

Selamat Jalan Mamah (Camer)

Ya Allah berat sekali cobaan kali ini
Setekah aku kehilangan kakek ku, kali ini aku harus kehilangan lagi orang yang aku sayangi
Mamah....
Teringat pertama kali aku bertemunya, beliau menjamuku dengan sangat baik hingga sampai sampai diantarkan makan ke atas
Mengapa selalu orang-orang yang baik yang diambil terlebih dahulu?


Jumat, 13 Januari 2012
Sore hari mendapat kabar beliau masuk rumah sakit dan ternyata beliau masuk ICU. Cerita dari anak perempuan yang ketiga didapat, beliau mengeluh pusing lalu minum obat pusing dan memanggil tukan urut ke rumahnya. Biasanyapun hanya masuk angin, setelah dipijat akan segar kembali. Belum sempat dipijat, baru saja dikerokin. Beliau ingin ke kamar mandi untuk buang air kecil namun tak kuat berdiri dan lalu pingsan dengan kejang. Setelah bapak pulang dari salat jumat dibawa ke sebuah RS di Cilandak. Entah apa yang diberikan kepada beliau di UGD lalu masuklah ke ICU. 
Malam itu aku hanya terbengong melihat pacar yg meneteskan air mata dengan pakaian kerjanya berwarna hitam dan perasaan yang kalang kabut. Tetangga pasien sebelah mamah menghebuskan nafas terakhirnya. Pukul 23.00 aku pulang diantar oleh k'ita (anak perempuan ketiga tepat adik dibawah pacarku).



Sabtu, 14 Januari 2012
Pagi-pagi aku kembali ke RS dan keluarga pacar baru bisa bertemu dokter. Pagi yang geger, di komplek perumahan pacar sudah diumumkan di masjid bahwa beliau meninggal padahal beliau masih ada di ICU. Akhirnya semua keluarga dikampung terbang menuju jakarta.
Penjelasan dokter beliau terserang stroke ringan sehingga harus di CT Scan. Namun keadaan beliau tidak stabil, tekanan darahnya hingga 220 dan pernapasan pun tidak stabil. Biaya untuk obatpun tidak murah, sehari  bisa menghabiskan dana hingga 4 juta. Menunggu seharian tidak ada kabar untuk dilakukan ct scan.
Akhirnya akupun pulang pukul 18:30 tanpa pamit pacar yang sedang pulang untuk mandi.

Minggu, 15 Januari 2012
Pagi-pagi aku membawa sarapan untuk bapak dan pacar juga keluarga yang menunggu. Mamahpun belum tersadar dari komanya. Si pacar berscerita penuh dengan kepasrahannya yg udah tidak adalagi biaya utk pengobatan mamah. Banyak keluarga yang menjenguk sekedar untuk melihat mamah. Pukul 20;00 akhirnya mamah dibawa ke rumah sakit lain untuk di ct scan karena rumah sakit tsb tidak memeiliki alat yang lengkap.   Karena besok hari senin sang pacar pulang, sambil mengantarku pulang akhirnya pacar ikut pulang kerumahku. Sesampai dirumah k'ita sms memberi kabar hasit ct scan mamah yang buruk, lalu pacar menelepon kakak sulung untuk mendapat penjelasan. Sambil menagis sang pacar berbicara di telepon, setelah ditutup pacar cerita kalo hasil ct scan mamah buruk, pembuluh darah diotak sudah pecah dan menyebar kemana-mana. Kalopun di operasi harapannya tipis karena kondisi mamah yang buruk. Akupun tak bisa lagi menahan air mata ketika pacar berkata "Aku belum siap kehilangan mamah". Aku mencoba menenangkannya untuk kembali ke rumah sakit tp pacar tidak mau.

Senin, 16 Jauari 2012
Pagi-pagi kami berangkat pukul 07:00 dengan membawa sarapan untuk bapak. Niatnya memang sebelum ke kantor mengantar sarapan untuk bapak. Sesampai di rumah sakit ternyata bapak hanya sendiri, 2 adik pacar sedang pulang untuk mandi. Belum lama kami duduk, ada panggilan dari salah seorang perawat untuk keluarga mamah. Akhirnya pacarpun menghampirinya ternyata keadaan mamah semakin memburuk atau kritis, perawat meminta agar dimbing dengan doa. Bapak dan pacar membawa Al-Quran memasuki ICU, aku sibuk menghubungi kakak dan adik pacar. Tak lama bapak keluar dr ruangan karena mengurusi administrasi dan meneleopn anakn-anknya untuk berkumpul. Ketika bapak mengurusi administrasi, si laki-laki bungsu datang dan aku memaksanya utuk cepat masuk ke ICU karena mamah kritis. Tak lama si bungsu masuk, suara teriakan "Mamah..." terdengar sangat nayaring. Akupun menangis, beberapa menit pacar keluar dengan tangisa dan disambut dengan adik perempuan mamah yg jatuh pingsan setelah diberitahu mamah telah meninggal. Aku kembali tersentak menangis, semuanya begitu cepat dan sangat cepat.


Maaf mah, kami belum bisa mewujudkan keinginanmu. Setiap kali aku bertemunya selalu bertanya "Kapan wisudanya fin? Lamaran saja dulu baru tentuin tanggal nikahnya nanti". Ya Allah andai saja aku bisa mewujudkan segalanya sebelum semua terjadi. Selamat jalan mamah tersayang Rubaidah Andriyani binti Sigama.... Kami akan selalu merindukanmu....Ya Allah ampunilah segala dosa beliau dan berikanlah surgaMu untuknya....


@his home 16 Jan 2012, 23:54
-na yang sangat kaget, seakan tidak percaya semua ini terjadi-

Saturday, January 7, 2012

Rafting

Start my first weekend on 2012 with RAFTING
This is beautiful weekend and a beautiful early 2012
But I'm still not happy because without him
Hopefully he beside me and follow with my office friend to rafting, but he deny or reject to follow
Some candid picture:
In the fact Rafting 5 km is tasteless or less challenging
Next rafting 15 km or Night rafting  

For your information:
Price 185.000 IDR
For 5 km 
3-4 hours from Jakarta



-na yg ketagihan rafting-
@ home 070112, 23:24

Saturday, December 24, 2011

Selamat Jalan Bapak

3 tahun sudah aku kehilangan apih dan aku harus kehilangan lagi bapak
Bapak adalah kakek saya, kakek kami, ayah alm apih, ayah tante dan om om kami
Seminggu yang lalu beliau masuk ruang ICU setelah saya baru tiba dirumah, baru saja beberapa jam setelah menjenguk beliau di rumah POMAD Bogor
Aku tidak sekalipun menjenguknya selama di rawat di rumah sakit ya karena memang waktunya yang sulit
Perkataan beliau saat dirumah sakit "Nana mana? Kok gak jenguk bapak? Gak mau ketemu bapak?"
Semua menjelaskan bahwa aku sibuk kerja
Sama sekali tidak memiliki feeling apapun namun saat terkahir aku ke Bogor hanya aku dan pacar yg melihat seseorang menggunakan peci terlihat samar duduk di depan kamar bapak, ya hanya itu keanehan yang terlihat setalah kita memasuki garasi ternyata tidak ada orang satupun di depan kamar beliau



Jumat, 23 Desember 2011 
Pukul 15:12 tante menelepon aku yang masih sibuk mengerjakan deadline di kantor, suaranya dengan tangisan meminta semua kumpul di Bogor karena Bapak sudah tidak sadar, hanya terbaring di tempat tidur dan sudah mulai dibimbing dengan pengajian. Akhirnya jam 16:30 aku izin pulang cepat untuk menjemput mamah dan bungsu dirumah lalu lanjut ke Bogor sedangkan pacat menyusul.
Pukul 18:16 kami tiba di Bogor, air mata tidak tertahankan ketika melihat raut wajah bapak yang hanya tertidur mendengkur di kamarnya. Aku pun langsung mengambil Yassin untuk mendoakannya bersama si bungsu. Semakin lama keadaanya semakin lemah, keringat dinginpun membasahi wajahnya yang makin pucat. Setelah Isya seorang Ustadz dengan santrinya tiba untuk memimpin pengajian. Semua barang yang masih jadi kepercayaannya pun dikeluarkan untuk bisa di bersihkan dari segalanya, konon beliau orang yang masih percaya dengan ilmu keturunan. Setelah semua berkumpul dan semua anaknya pun sudah tiba, secara bergantian anaknya membimbing dengan membisikkan syahadat ditelingan akhirnya pukul 20:50 beliau menghembuskan nafas terakhirnya di hadapan seluruh anggota keluarga. 
Aku tidak lagi bisa menahan bendungan emosi ini, air mata dengan teriakan pun keluar dari mulut kami semua. Dan baru kali ini aku melihat sakaratul maut, saat alm apih pun aku tidak berada di hembusan nafas terakhirnya. Ya Allah semoga dosa beliau di ampuni dan diberikan surgaMu....

Sabtu, 24 Desember 2011
Aku ikut memandikan beliau, begitu juga seluruh anggota keluarga. Dan air mata tidak dapat lagi dibendung ketika kain kafan aku menutupnya untuk dimasukkan ke peti.
Pesan beliau minta dimakamkan di Taman Makam Pahlawan dan di ikuti dengan acara militer. Sebelum meninggal ternyata beliau sudah menyiapkan segala surat keperluan untuk pemakaman. Ini juga pertama kalinya aku melihat Pemakaman Militer dari awal hingga akhir.
Aku sangat bangga dengan Pahlawan kami : Bapak Purn. Letkol. H.R. Fachrudin bin Sastrawiredja

Sesuatu yang tidak dapat tercapai adalah beliau ingin menghadiri wisuda ku dan aku ingin beliau menjadi wali saat akad nikah ku nanti

@home 24 Des 12, 22:13
-na yang sedih kehilangan bapak-

Tuesday, December 6, 2011

Si Budi (part 2)

Setelah mengetahui makna Si Budi lalu sekarang akan berbicara apakah selalu baik Si Budi?
Bagaimana ketika Si Budi sering mencela orang lain? Berperilaku tidak sopan? Atau mungkin tidak memiliki akhlak?
Pantaskah masih disebut Si Budi? Berhasilkah Si Budi menjaga makna namanya?
Lalu bagaimana jika Si Budi tetap berhasil menjaga namanya namun rezekinya masih belum tercukupi?
Andai saja Si Budi tidak memiliki penghasilan tetap namun kebutuhannya sangat banyak
Segala usaha sudah dijalankan apalagi doa namun rezeki masih belum menghampirinya
Wajarkah jika ia meminjam uang pada orang lain? Atau dalam kata lain berhutan?
Dan bagaimana jika Si Budi tidak bisa membayar hutangnya?
Ya, ini yang disebut Hutang Budi
Ketika Si Budi tidak dapat membayar hutang budi


-na yang kembali bercerita Si Budi-
@ home 061211, 21:16

Si Budi (part 1)

Berbahagia untuk yang memiliki nama Budi karena sangat popular
Bukan maksudnya exist tapi semua orang memahami makna tersebut


Budi Pekerti adalah moral dan kelakuan yang baik dalam menjalani hidupBudi secara partial adalah pikiran yang jernih dan baikBudi pekerti yang mulia antara lain dermawan, malu, jujur, menyampaikan amanat, rendah hati (tawadhu), cemburu, berani, santun, sabar, dan syukur. 
Jadi jagalah yang memiliki nama budi agar tetap pada maknanya
Ya, agar tetap menjadi sebuah arti yang sesungguhnya 




-na cerita si budi-
@ home 061211, 21:09

Monday, December 5, 2011

My Number

The New Jersey Futsal Team (my office)
And this is my number
And you know what? My jersey size now is M and fit with my body. So this shows that I'm fat :(



-na changed my t-shirt size-
@ home 051211, 21:35

Tuesday, November 29, 2011

Miskin Mendadak

Terima kasih kepada Allah yang Maha Kuasa yang telah memberi rahmatnyaTerima kasih kepada Mamah yang selalu memberikan semangatTerima kasih kepada alm Apih yang membuat Nana semakin bangkit untuk bisa menyelesaikanTerima kasih kepada Ines yang selalu membantu dan mendukungTerima kasih kepada Keluarga besar yang mendoakan Terima kasih kepada Teman-teman seperjuangan yg memberi berbagai semangatDan terutama terima kasih terbanyak untuk Kamu yang selalu berusaha memberikan dukungan baik materi dan non materi.... 

Akhirnya setelah sidang skripsi pada 30 Sept 2011 seperti yang pernah dicelotehkan di 30 for 30 , hari ini perjuangan sudah usai. Selama 2 bln mondar-mandir untuk revisi, minta ttd 4 dosen yg bervariasi, berdebat alot dengan mereka serta menghasbiskan isi kantong, sebuah kumpulan rangkaian kata dalam sebuah karya yang mempertaruhkan hasil kuliah 4 tahun disebut "SKRIPSI" telah dijilid menjadi hardcover yang cantik. 


Entah berapa biaya yang keluar untuk:

  • Beli kertas
  • Beli tinta
  • Fotocopy
  • Print
  • Jilid
  • Hard cover
  • Ongkos 
  • dan hal kecil lainnya

Yang pasti ini biaya termahal selama kuliah, mungkin emang karena gak pernah keluar biaya selama 4 thn kuliah. Ini aku persembahkan untuk alm Apih:
Nana bisa pertahankan beasiswa full selama 4 thn dan SKRIPSI cantik ini sbg simbol



 -na yg miskin mendadak-
@ home 291111,  22: 03

Wednesday, November 23, 2011

Jenuh

Jenuh?
source
Bosan?
Suntuk?
Boring?
BT?
Putus asa?
Tidak berambisi?
Tidak semangat?
Tidak berminat?
Kurang peduli?
Suli berkomunikasi?
Sinis?
Capek?
Ragu?
Malas?
Pasrah?
Ini memang perasaan yang datang dan pergi begitu saja
Ini memang wajar menghampiri kita
Tapi apakah kita harus ikuti si  Jenuh?
Lawanlah Jenuh, jangan pergi untuk berhenti
Atau kamu termasuk orang yg akan berhenti?



-na pun jenuh-
@home 231111, 20:31